Dosen dan Mahasiswa Pertanian Unhas Gelar Pelatihan Optimalisasi Pekarangan Dengan Teknologi Produksi Lipat Ganda Cabai

WARTA SENAYAN

- Redaksi

Senin, 24 Juni 2024 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR. – Dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan bertajuk “Pelatihan Optimalisasi Pekarangan Dengan Teknologi Produksi Lipat Ganda Cabai dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga”.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka merealisasikan salah satu komponen Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan yang dilaksanakan di Kelompok Tani Talakaya, Desa Campagaya, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, dijadwalkan berlangsung mulai Maret 2024 dan direncanakan berakhir November 2024 dengan menggunakan dana hibah Universitas Hasanuddin tahun 2024 melalui LPPM Universitas Hasanuddin.

Peserta kegiatan sosial ini beranggotakan dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Fachirah Ulfa, MP dengan anggota tim dosen dari berbagai bidang keahlian, yakni Prof. Dr. Ir. Elkawakib Syam’un, MP (Pertanian Organik), Dr. Ir. Rafiuddin, MP (Ekologi), Dr. Ir. Vien Sartika Dewi, MS (Hama dan Penyakit Tanaman), Dr. Ir. Novaty Eny Dungga (Hortikultura/Sayuran), Dr. Ir. Heliawaty (Agribisnis), dibantu oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas masing-masing Rifqah Fadhilah, Ahmad Dzaki Mubarak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan kegiatan tersebut telah berlangsung pada 18 Mei 2024 lalu. Selain dihadiri oleh Kepala Desa Campagaya yang sempat memberikan sambutan, juga tampak Kepala Dusun dan Kelompok Tani Talakaya yang terlibat sebagai peserta.

Prof. Dr. Ir. Fachirah Ulfa, MP kepada media ini, Senin (24/06/2024) menjelaskan, masalah utama di daerah tersebut adalah pemanfaatan pekarangan belum dioptimalkan, umumnya lebih didominasi oleh tanaman hias. Bahkan ada pekarangan yang terabaikan, dibiarkan terlantar dan gersang.

Selain itu permasalahan lain yang dihadapi adalah minimnya pengetahuan kelompok tani tentang teknik budidaya cabai dan rendahnya kemampuan akses pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan pupuk dalam budidaya cabai di pekarangan.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan lahan pekarangan dengan menanam tanaman yang bernilai ekonomi tinggi seperti cabai, dimana kebutuhan akan cabai meningkat dari tahun ke tahun. Untuk mengatasi hal ini maka teknologi produksi lipat ganda (Proliga) yang merupakan program Kementerian Pertanian menjadi solusi.

Beberapa komponen teknologi proliga yang diterapkan, di antaranya : (1) menggunakan varietas unggul yang adaptif, (2) menggunakan sistem persemaian sehat, (3) meningkatkan populasi tanaman, (4) melaksanakan pengelolaan hara, tanah, dan air, serta (5) pengendalian hama dan penyakit.

Dijelaskannya lagi, metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan pesemaian serta penanaman cabai di pekarangan. Kelompok tani diajarkan cara menyiapkan bibit sehat dengan naungan atap plastik UV. Selain itu juga diajarkan pembuatan pupuk, zat pengatur tumbuh dan pestisida nabati.

Manfaat kegiatan berupa : (a) Pengetahuan dan keterampilan serta akses terhadap teknologi pertanian yang inovatif pada budidaya cabai di pekarangan, dan (b) Membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menghemat biaya pengeluaran untuk belanja cabai, yaitu dengan cara memproduksi cabai sendiri.

“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga melalui optimalisasi pekarangan,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Berikan Pembinaan Keterampilan Bagi WBP
Kalapas Binjai Hadiri Upacara & Syukuran Peringatan Hari Bhayangkara Ke 78
Polsek Medan Tembung Amankan Seorang Terduga Pelaku Penganiayaan Mengakibatkan Korban Tewas
Turnamen Badminton Meriahkan HUT Bhayangkara ke-78 di Polres Gowa
INDAHNYA BERSHOLAWAT DALAM SHARING DAN MOTIVASI BERSAMA
Wujudkan Dapur Bersih & Sehat, Kalapas Kelas I Medan Tinjau Renovasi Dapur
Tidak Lagi Menjabat PJ Walikota Pekanbaru,Masyarakat Minta Segera Turunkan Baleho,Spanduk dan Photo Muflihun di Jalan, di Perkantoran dan di Sekolah-sekolah
Catur Indra Berharap Masyarakat Bisa Menerima Kehadiran W Superclub

Berita Terkait

Selasa, 2 Juli 2024 - 12:51 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Berikan Pembinaan Keterampilan Bagi WBP

Kamis, 27 Juni 2024 - 20:52 WIB

Polsek Medan Tembung Amankan Seorang Terduga Pelaku Penganiayaan Mengakibatkan Korban Tewas

Senin, 24 Juni 2024 - 18:41 WIB

Dosen dan Mahasiswa Pertanian Unhas Gelar Pelatihan Optimalisasi Pekarangan Dengan Teknologi Produksi Lipat Ganda Cabai

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:53 WIB

Turnamen Badminton Meriahkan HUT Bhayangkara ke-78 di Polres Gowa

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:50 WIB

INDAHNYA BERSHOLAWAT DALAM SHARING DAN MOTIVASI BERSAMA

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:55 WIB

Wujudkan Dapur Bersih & Sehat, Kalapas Kelas I Medan Tinjau Renovasi Dapur

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:46 WIB

Tidak Lagi Menjabat PJ Walikota Pekanbaru,Masyarakat Minta Segera Turunkan Baleho,Spanduk dan Photo Muflihun di Jalan, di Perkantoran dan di Sekolah-sekolah

Selasa, 11 Juni 2024 - 01:29 WIB

Catur Indra Berharap Masyarakat Bisa Menerima Kehadiran W Superclub

Berita Terbaru