Polda Sumut Buktikan Komitmen Ungkap Tindak Pidana Perkebunan, 6 Pelaku Ditangkap

WARTA SENAYAN MEDAN

- Redaksi

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut mengungkap tindak pidana pencurian dan penjarahan hasil perkebunan kelapa sawit milik PTPN IV di Kabupaten Simalungun.

Dalam pengungkapan itu sebanyak enam orang pelaku berinisial RS, JM, KMD, IH, SMD dan JM dapat diamankan. Keenamnya memiliki peran diantaranya sebagai pencuri buah sawit, pengumpul, pendistribusi serta penadah.

Kapolda Sumut Irjen Agung Setya melalu Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan kasus pencurian hasil perkebunan itu kalau dibiarkan dapat menggangu perekonomian karena sektor perkebunan menyumbang devisa terbesar di Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“kerugian yang ditimbulkan sangat besar,” kataya, Rabu (12/6).

Hadi menerangkan, keenam pelaku dapat diamankan berkat laporan dari pengawas pengamanan perkebunan PTPN IV beberapa waktu lalu. Atas laporan otu Subdit Indagsi Dit Reskrimsus Polda Sumut menangkap dan memprosesnya.

“Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, kasus pencurian buah sawit itu sudah berlangsung 3 tahun dengan taksiran kerugian Rp100 miliar,” terangnya modusnya pencurian yang dilakukan dengan cara mengambil (dodos) atau sawit yang sudah berjatuhan lalu dikumpulkan dan dijual kepada penadah.

“Para pelaku dalam aksinya terbilang sudah terbiasa dan sudah berulang kali dilokasi berbeda dalam area perkebunan milik PTPN IV,” ujar mantan Kapolres Biak Papua tersebut.

Disinggung mengenai apakah adanya keterlibatan orang dalam dari PTPN IV atas terjadinya aksi pencurian kelapa sawit itu, Hadi mengaku Polda Sumut terus mendalaminya.

“Dari tangan para pelaku disita barang bukti berupa sepeda motor, keranjang, alat dodos kelapa sawit serta lainnya. Atas perbuatannya mereka terancam hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya.(AVID/r)

Berita Terkait

Polsek Bangun Polres Simalungun Evakuasi Korban Kebakaran di Nagori Karang Sari

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 14:54 WIB

Harga Bitcoin Capai Rp1 Miliar Lagi di Tengah Panasnya Sentimen Politik AS

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:43 WIB

Coach Priska Sahanaya Membangkitkan Semangat Belajar Public Speaking di SMP Makarios Bersama PRONAS dan SINOTIF

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:41 WIB

DOGS: Meme Coin Baru dari Telegram yang Menjadi Saingan Hamster Kombat

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:44 WIB

Menguasai Public Speaking dengan 4 Teknik Presentasi Ampuh Bersama Priska Sahanaya, Pronas, dan Sinotif di SD dan SMP Sint. Joseph

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:43 WIB

Pelatihan Public Speaking di SMP BUDI MULIA: 4 Teknik Presentasi Efektif Bersama Coach Priska Sahanaya, Pronas, dan Sinotif

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:40 WIB

Mengembangkan Kemampuan Siswa SMP KASIH BAGI BANGSA Melalui Seminar Public Speaking dan Keseruan Bersama PRONAS dengan Coach Priska Sahanaya

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:38 WIB

Panduan Penting untuk Mendaftarkan Perusahaan Konstruksi di Indonesia

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:36 WIB

Konig & The Drummer Merilis Music Video Colorful: “Ku Dan Kau”

Berita Terbaru

REGIONAL

Pj Gubernur Lantik H. Jata,SE Sebagai Pj. Bupati Gayo Lues

Kamis, 18 Jul 2024 - 18:24 WIB